Islamic Widget

Jumaat, 8 Oktober 2010

hAyAtiLah wAhAi inSaN b'GeLaR wAnItA..


Suatu kisah
Kisah benar belaka
seorang pemuda dalam pencarian
Mencari pemilik rusuk kirinya
Sudah bertahun bersendirian
Muncullah calon yang entah ke berapa
Seperti biasaDiusulkan emak tersayang

Bukan calang-calang calon yang diusulkan
Lulusan universiti Timur Tengah
Menghormati permintaan si anak
Yang mahu pendamping solehah
Sejuk mata memandang
Bertudung labuh litup
Pandai berbahasa Arab
Pendek kata tip top!

Si pemuda mulakan istikharah
Hampir berminggu
Setelah meneliti gambar
Mula mencari maklumat
Sebelum sesi taaruf bermula

Si pemuda menjenguk ke web
Laman Friendster kegemaran ramai
Yang kini mungkin Facebook
Satu keajaiban!!!
Si lelaki tidak pernah punya web sedemikian
Tiba-tiba tergamam
Si gadis masih anggun
Bertudung labuh litup
Namun, bergambar sakan
Aduh!
Terkejut bukan kepalang
Calon solehah direject tanpa ihsan
Bukan menjadi pilihan
Kerana gambar ditayang
Dengan penuh sakan
Pemilihan terbatal

Dia pernah berkata
Perempuan cantik itu
Tidak memandang dan tidak dipandang
Perempuan cantik itu
Tidak mengenali dan tidak dikenali
Perempuan cantik itu
Tidak menegur dan tidak ditegur


Akhirnya
Solehah kempunan calon soleh
Merayu untuk dipertimbangkan
Tapi sayang sekali
Si pemuda tetap
Tidak berganjak dengan keputusan

Wahai Muslimah
Aku dan kamu
Mari mempelajari, mencontohiWatak-watak wanita salafussoleh
Sifat, pengorbanan dan perjuangan mereka
Kerana wanita solehah ituLebih baik daripadaseribu lelaki yang tidak soleh

p/s : puisi ini mmg sengaja di copy...Wahai adik2 muslimah marilah mengambil iktibar,jadilah muslimah sebenar,jangan berselindung disebalik tudung litupmu itu.sampaikanlah pada sahabat2 kaliansekiranya mereka bertepatan dengan puisi ini
Terima Kasih kepada penulis puisi ini.

jadi, hargailah anugerah kecantikan yg Allah bagi.. dalam hati juga mau baik maa.. bukan sekadar luaran (sekali lg, peringatan utk diri ana jua). simpan..simpan lah gmbar2 cun cute miut mu itu seelok2nya. Krn gmbr2 itu membawa sejuta tafsiran... lets think deeply about it.

SeMoga SegAla uRuSan DipErMuDahKan..



urm.. mingu nie mmg minggu y mementkn..
akan ku hadapi dgn penuh kesabaran...
Ya ALLAH.. Ya Tuhanku, KAU permudahkanlah segala urusanku…
hanya kepada ENGKAUlah aku berharap…memohon pertolongan…ku mohon kekuatan , ketabahan dan kesabaran dari-MU agar dipermudahkan dalam menghadapi segala urusan sehari-hariku…
Sesungguhnya kepada Engkaulah ku berharap dan memohon pertolongan…
Amiiin Ya Rabbal ‘Alamiiin…

yA aLLAh.. aMpuNkAn sEgaLa dOsA2x kU..



Aku mengadu kepadamu Ya Allah..Ya Tuhanku..
Dosa-dosaku menggunung besarnya wahai Tuhanku..
Aku sedih dan derita dengan dosa-dosaku ..
Dengan rahmatMu ampunkanlah aku wahai Tuhanku..


Kesalahan-kesalahanku..
sepenuh pasir sahara ..
Tuhan jangan biarkan aku..
Biarkan aku tidak berampun..
Aku menyesal wahai Tuhan ..
Keterlanjuran itu...

Wahai Tuhan Engkau ampunkanlah segala dosa-dosaku..

Kalau Engkau ampunkan aku..
kebesaranmu tidak terjejas
Jika Engkau tidak ampunkan aku..
Hinalah aku disisiMu...
Aku sedar..
Aku hanyalah sekadar hambaMu..
Yang tidak pernah lari daripada kesalahan..

Kasihanilah hambaMu ini Ya Allah...
Hanya kepadaMu aku memohon..
Dan hanya kepadaMu aku meminta..
Aku menyesal atas semua kesalahanku yg lalu..
Aku berjanji...
Tidak akan aku ulangi lagi..

Aku tidak jemu-jemu..
Mengulangi permohonanku..
Tak berputus asa dengan rahmatMu..
Ampunkanlah aku..


 
Wahai Tuhan..
Tuhan dengarlah rintihanku ini..
Terimalah penyesalanku..
Kabulkanlah permintaanku.
Janganlah Engkau kecewakankan permohonan ini..


 


Mengapa sering kali aku bermaksiat kepadaMu..
Engkau hadiahkan aku dengan kesakitan?
Apakah itu tandanya Engkau sayangkan diriku?
Adakah ini juga sebagai kifarah segala dosaku memaksiatiMu?
Ya Allah ampunkanlah segala keterlanjuranku terhadapMu selama ini...
Amin ya rabbal alamin..

mAlAm pErTaMa kiTa..


Satu hal sebagai bahan renungan Kita..
Tuk merenungkan indahnya malam pertama..
 Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata...
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa... Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut...


Sebuah malam yang meninggalkan esak tangis sanak saudara...
Hari itu...
mempelai sangat dimanjakan...
Mandipun...harus dimandikan...
Seluruh badan Kita terbuka...
Tak ada sehelai benang pun menutupinya...
Tak ada sedikit pun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan...
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan...
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....


Itulah jasad Kita waktu itu... Setelah dimandikan... 
Kitapun di pakaikan gaun cantik berwarna putih...
Kain itu, jarang orang memakainya...
Karena sangat terkenal bernama Kafan...
Wangian ditaburkan kebaju Kita...
Bahagian kepala, badan, dan kaki diikatkan...
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita...
Keranda pelaminan, langsung disiapkan...
Pengantin bersanding sendirian... Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga...


Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul...
Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga...
Serta rasa haru para handai taulan...
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir...
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat...
Saksi-saksinya nisan-nisan...
yang telah tiba duluan...
Siraman air mawar...
pengantar akhir kerinduan...
Dan akhirnya, tiba masa pengantin...
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan...Malam pertama yang indah atau meresahkan...


Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah...
Di kamar bertilamkan tanah.. Dan ketika 7 langkah telah pergi...
Sang Malaikat lalu bertanya...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita akan memperoleh Siksa Kubur...
Kita tak tahu...
Dan tak seorangpun yang tahu...



p/s-Meningkatnya umur, pendeklah hayat...sediakanlah bekalan utk disana kelak..kerana tiada apa yg dpt membantu kita melainkan amalan kita...(^_^)



Selasa, 5 Oktober 2010

kEtIkA AllaH b'kAtA tIdAk...

Ya Allah ambillah kesombonganku dariku
Allah berkata,"Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Ya Allah sempurnakanlah kekurangan tubuh anakku yang cacat
Allah berkata,"Tidak, Jiwanya telah sempurna,tubuhnya hanyalah sementara."

Ya Allah beri aku kesabaran
Allah berkata,"Tidak, kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cubaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."

Ya Allah beri aku kebahagiaan
Allah berkata,"Tidak.Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri menghargai keberkahan itu"

Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan
Allah berkata,"Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku"

Ya Allah beri aku segala yang menjadikan hidup ini nikmat
Allah berkata,"Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati SEGALA hal."

Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, seBESAR cintaMu padaku.
Allah berkata….”Akhirnya kau mengerti!”





Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam,tapi tak ada hasilnya…
Cuba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam , lalu kita melihat org m'jual aiskrim. Kita yg sedang panas badannya merasa haus dan merasa ingin memkn aiskrim [maklumn la anak kecil]. Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan aiskrim. Orang tua kita tentu lebih tau kalu aiskrim dapat menyebabkan penyakit kita demam kita kita m'jd lebih teruk. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan aiskrim. Orang tua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh mkn aiskrim yang lazat itu. Begitu pula dgn Allah, segala yang kita minta, Allah tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu mana yang baik untuk kita, malah kita tidak tahu..  Apa y penting, jgn la kita mudah putus asa dr rahmat Allah dan byk2xknlh b'doa kpdNya.. ^_^

yA AllaH.. aKu Mahu bEruBah..



YA ALLAH..
SYUKUR DI ATAS NIKMAT PANCAINDERA-MU..
DENGAN PENGLIHATAN…
AKU DAPAT MELIHAT SEGALA KEKUASAAN-MU…
MENGAGUMI SEGALA KEBESARAN-MU…

NAMUN..
DENGANNYA JUALAH…
AKU MELAKUKAN KEMUNGKARAN PADA-MU..
MENJERUMUSKAN DIRIKU KE LEMBAH DOSA..
MELIHAT PADA YANG TAK SEPATUTNYA...
MEMBUATKAN DIRI INI ALPA SAAT HIDAYAH-MU TIBA..
SEKETIKA KU TERSEDAR…
MUNGKIN BELUM TERLAMBAT…
UNTUKKU PAHATKAN DALAM DIRI…
BAHAWA… AKU MAHU BERUBAH…!!!
YA ALLAH…
JIKA DULU AKU ANGKUH DI BUMI-MU…
ALHAMDULILLAH…
HIDAYAH-MU MEMATAHKAN KEANGKUHANKU..
MEMBANGUNKAN SIFAT MALU…
YANG SELAMA INI TERSOROK DALAM DIRI..
KU TUNDUKKAN PANDANGANKU…
YANG SELAMA INI MELIAR...
KU TIMBULKAN KEKELIRUAN..
PADA TEMAN-TEMAN..
KU TEMPIS SEGALA TEGURAN SINIS..
KU TEKADKAN DALAM KALBUKU...
BAHAWA…
AKU MAHU BERUBAH…!!!
YA ALLAH…
JIKA DULU AKU LALAI DALAM
MENUNAIKAN HAK-MU...
TERLEKA DENGAN DUNIAWI…
TERKADANG KU ABAIKAN UKHRAWI…

SUBHANALLAH…
SESUNGGUHNYA KEKUASAAN-MU YANG PALING AGUNG...
KAU SEDARKANKU DI SAAT AKU HANYUT… MASIH TAK TERLAMBAT…
UNTUK SUATU PERUBAHAN…

KU AKUR PADA KEKUASAAN-MU…
LANTAS…
KU LAUNGKAN DALAM HATIKU…
AKU MAHU BERUBAH…!!!

YA ALLAH…
KU POHON HIDAYAH-MU…
DUHAI AYAHANDA & BONDA, SAHABAT-SAHABAT SERTA TEMAN-TEMAN…
BANTULAH DAKU… BIMBINGLAH DAKU…
DALAM MENCARI… CINTA YANG PALING AGUNG..
CINTA YANG ESA…
SESUNGGUHNYA…
AKU MAHU BERUBAH…!!!


oleh: nur khadijah

cAhAyA y M'nYiNaRi..

Salamku padanya dan segala puji-pujian
Rinduku padanya tidakkan tercapai angan
Inginku menjejaki setiap arah dan langkahmu
Walaupun ku ketahui tiada setanding jihadmu



Alangkah hebatnya pengorbanan kasihmu yang murni
Hanyalah kerana demi cinta ikhlasmu yang sejati

Yangku dambakan kini sentuhan kudus tanganmu


Untukku menikmati penuh syukur di kalbu
Nur kasih yang kau beri menyinari alam semesta
Indahnya kala di sisi bermukim dalam cahaya

Pabila terhapusnya api di biara majusi


Memancar cahaya menerangi sawang hayatku ini